Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Wali Kota Prabumulih Tanam Pohon dan Bagikan Bibit

PRABUMULIH, – Pemerintah Kota Prabumulih memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar kegiatan penanaman pohon dan pembagian bibit tanaman kepada seluruh lurah dan kepala desa se-Kota Prabumulih. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan di Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program penghijauan dan pengendalian dampak perubahan iklim di Kota Prabumulih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan Setda Kota Prabumulih Dr. Drs. H. Aris Priadi, M.Si., Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Arlan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Prabumulih Hj. Windriana Elman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Mulyadi Musa, M.Si., Kepala Dinas Pertanian Alfian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Titing, para camat, lurah, kepala desa, serta jajaran Pemerintah Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Arlan menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan hidup.

“Tujuan utama penanaman pohon adalah menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Pohon berfungsi menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, mencegah erosi dan banjir, serta membantu mengurangi polusi udara,” ujar Arlan.

Ia juga menekankan pentingnya gerakan penghijauan sebagai upaya menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global.

“Penanaman pohon dapat menjadi pengendali iklim dan suhu, menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan rindang, serta membantu mengurangi dampak pemanasan global,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih Mulyadi Musa menjelaskan bahwa bibit yang dibagikan kepada lurah dan kepala desa terdiri dari berbagai jenis tanaman buah dan tanaman penghijauan.

“Jenis bibit yang disalurkan meliputi durian, sirsak, nangka, petai, pinang, tabebuya, dan alpukat. Bibit tersebut diharapkan dapat ditanam dan dirawat sehingga memberikan manfaat lingkungan maupun ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar